Thursday, December 30, 2010

Episode 27: Song For You

I've been so many places in my life and time
I've sung a lot of songs, I've made some bad rhyme
I've acted out my life in stages with ten thousand people watching
But we're alone now and I'm singing this song for you


Suara berat Michael Buble mengalun dari telepon genggam Yaka. Nama Kayla terpampang di layarnya.

Click.
“Pagi, mas Bisma,” terdengar sapa ramah suara lembut di seberang sana.
....
“Halo?” ulangnya lagi.
“Eh.. pagi, Kay. Yakanya masih tidur tuh,” Dodo akhirnya membuka suara, setelah tersentak dari lamunannya. Ia tak pernah menyangka akan bicara dengan gadis yang menjadi bahan gosip semalam, secepat ini.
....
“Halo?” ulangnya lagi.
“Eh, Do. Kamu di situ?” tanya Kayla.
“Iya, Kay,” jawab Dodo sekenanya. Jantungnya berdentam keras tak keruan. “Ada pesan untuk Yaka? Biar nanti aku sampein,”
“Oh.. ehm.. Oh ya, mas Kiki kayaknya hari ini ga bisa ikut jumpa fans di Margo City. Dia kena flu berat,” terang Kayla.
“Oh.. OK. Nanti aku sampein deh,” jawab Dodo singkat.
“........” cukup lama terjadi kehampaan.
“Do,” “Kay,” ujar mereka bersamaan.
“Hehehehe. Kenapa Do?” Kayla bertanya.
“Ladies first deh,”
“Ehmm.. ga jadi. Bukan apa-apa. Sekarang kamu,”
“Oh.. cuman bilang, masih ada pesan lagi ga?” tanya Dodo. Sejenak kemudian ia menggigit bibirnya sendiri, seolah menyesali pertanyaan bodohnya itu.
“Engga koq. Kalo gitu udah dulu yah, Do.”
“OK,”
“Bye,” Click. Tut tut tut tut tut...

Click. Dodo menekan tombol disconnect. Kemudian ia menghela napas panjang. Ada sedikit trauma di hatinya atas segala keanehan yang ada di diri Kayla, dan perlakuan Kayla kepadanya. Ada pula rasa sesal, mengapa rasa ini hinggap di dadanya. Rasa yang tak dapat terdefinisi oleh kata manis, pahit, asin, ataupun gurih. Rasa yang kerap membuat hati tergetar teriris perih. Cinta.

Ia membuka kembali telepon genggam Yaka, mencari lagu yang menjadi ringtone tadi, dan memutarnya. Kemudian ia berbaring kembali di sisi Yaka, menghabiskan waktu dengan melamun.

No comments: